Playboy Indonesia

Playboy

Majalah yang satu ini memang terkenal majalah " XXX " di negeri sononya, amrik.Saya sendiri heran mengapa mereka juga membidik pasar ke Indonesia yang notabene adat istiadat dan penduduknya masih mengangap Pornografi itu suatu hal yang tabu unuk dibicarakan, apalagi untuk dikonsumsi oleh publik.

Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim pasti akan menolak kehadiran majalah Playboy versi Indonesia, walaupun sang penerbit menjamin isinya tidak separah aslinya,"Kita no nudity picture", ucap pimpinan penerbit Playboy Indonesia.Mungkin ini salah satu cara mereka untuk menghancurkan moral bangsa kita yang makin lama semakin hancur.Tanpa kehadiran majalah Playboy versi Indonesia tersebut moral bangsa ini sudah makin lama sudah mulai hilang, bangsa yang dulunya menjunjung tinggi nilai-nilai ketimuran dengan berkembangnya jaman nilai-nilai tersebut juga hilang, hal ini tercermin dari moral para pemimpin-pemimpin bangsa yang hanya mementingkan kepentingan pribadi dan golongan.

Mungkinkah ini agenda tersembunyi dari negara Adikuasa agar bangsa ini menjadi hancur moralnya, sehingga mereka dengan senaknya menguasai bangsa Indonesia dan mengatur segi-segi kehidupan bangsa dan tanah air yang kita cintai ini.

Rencananya majalah playboy Indonesia ini akan terbit pada tanggal 7 April 2006, berarti kurang 7 hari lagi sejak saya menuliskan artikel ini.Bahkan masyarakat sudah pada antri untuk memesan majalah tersebut yang rencananya akan dilepas harga sekitaran 30 ribu rupiah, bahkan ada komentar Playboy Indonesia edisi pertama nantinya akan menjadi Collector Item. Playboy (playmate) edisi perdana ini adalah ibu (janda) satu anak bernama andhara early.

Saya sarankan kalo memang nanti jadi terbit, pihak penerbit dapat mendistribusikan dengan cara bijaksana, jangan menjual ke kios-kios dipinggir jalan atau ke loper-loper koran yang notabene mereka kebanyakan anak-anak dibawah usia 17 tahun.Pemerintah juga harus melakukan hal yang sama ke majalah dan tabloid stensilan yang banyak beredar di indonesia tanpa pandang bulu.

Kita tunggu saja kehadiran Playboy Indonesia semoga masyarakat Indonesia dapat menilai sendiri baik dan buruknya penerbitan majalah tersebut.

One Response to “Playboy Indonesia”

  1. Beatrix Says:

    norak deh loe cha!!!
    loe ngomong gitu kaya’loe ga doyan aja!!!
    hal hal gituan, makin di tutup2xin makin di cari laaah
    dan making tesrembunya maen barang gituan makin bahaya, soalnya jadi ga terkontrol!!!

    lagian kalo di bilang adat (timur) kita menentang pornografi dll, kenapa di candi2x peninggalan sejarah indonesia banyak ada patung2x wanita telanjang dada? apa itu jg di itung pornografi?

Leave a Reply